Thursday, 31 July 2014

FAKER? ADA APA DENGAN FAKER?

Mungkin, banyak dari kalian yang bilang bahwa postingan di Blog gue ini isinya berta-berat semua nggak ada yang menyangkut kehidupan gue sehari-hari aja, yang ringan-ringan gitu bahasannya. Tapi...... tbh, guys. Semua yang gue bahas disini, berkaitan erat dengan kehidupan gue sehari-hari, jadi kalau menurut kalian postingan di Blog gue ini selalu berat, ya.... kalian bisa menyimpulkan sendiri kalau hidup gue itu kayak gimana, kan?

    Kali ini, gue mau ngebahas FAKER. Faker itu apa, ya?
Gini, Faker berasal dari kata 'FAKE' yang berarti palsu, yadi kalau FAKER dia orang yang menipu atau memalsukan sesuatu. Bukan suatu barang yang dipalsukan, tetapi orang.
Biasanya kegiatan faker-faker ini ya mengaku-ngaku kalau dirinya ini orang lain. Contoh, ada akun seorang artis di socmed, mungkin tiwtter, atau facebook, tetapi orang tersebut bukan sang artis. nah orang dibalik akunnya lah yang di sebut faker. Bisa dimengerti, nggak?
Contoh lainnya gue ambil dari parodi, Parodi adalah mem FAKEkan seseorang artis. Bisa artis dalam negri, ataupun luar. Nah orang yang memparodikan artis itu bisa di bilang FAKER, makanya dunia Parodi itu sering disebut FAKE WORLD atau dunia palsu. Sudah jelas, ya?


  FAKER nggak cuma memfake-kan artis saja, bisa orang-orang lain yang bukan artis, mengarang nama baru, membuat identitas palsu, dan lain sebagainya. FAKER ada yang tujuannya baik, ada yang tujuannya tidak baik, ada yang tujuannya juga nggak jelas, hanya untuk membuat sang faker ini mendapat pengakuan.


  • Faker yang tujuannya baik adalah, FAKER yang ada didalam dunia Parodi, atau di FAKE WORLD. biasa juga dunia ini disebut ROLEPLAYER WORLD, disingkat menjadi RPW.

Jujur aja, gue juga tergabung dalam dunia ini, gue memparodikan Kim Yura dari girlband Korea Selatan yaitu Girl's Day. Faker di dunia ini tujuannya hanya sebagai hiburan, dan bahkan sarana untuk mencari teman, melalui dunia ini, teman gue tersebar keseluruh pelosok Indonesia. Keren? Gue bilang iya, keren. Yang terpenting adalah tujuan kami tidak ingin menjelekan Artist atau Tokoh atau Orang yang sedang kami parodikan.
Makanya terkadang kalau ada anak/anggota RPW, atau Parodi yang menggunakan kata-kata kasar atau bersikap tidak baik, banyak anggota RPW lain yang nge-bash, kalau diartikan, ya di bully gitu kali, ya? Tujuannya agar mereka sadar didunia RPW atau Parodi ini, kita di ini berperan sebagai sang Artist, Tokoh, atau Orang lain, jadi kita harus mempertahankan nama baiknya.
FYI, dulu sempat banyak akun parodi yang terkena Suspend, karena kami memakai media Twitter. Usut-punya usut, ya Twitter sendiri takut kami menyalah gunakan akun parodi ini, dan kami yang akunnya ter-suspend dapat pesan kalau kami itu parodi, kami harus mencantukannya di Bio kami. Jadi semua anggota RPW pada saat itu, berbondong-bondong menambahkan di bio twitter kami "ROLEPLAYER OF @.....(nama artist) / PARODI OF @.....(nama artist)" seperti itu yang gue bilang FAKER dengan tujuan baik.

  • Faker yang tujuannya nggak baik, adalah FAKER yang kebanyakan membuat akun-akun di sosial media sebagai artis, atau orang lain, dan MENGAKUI dia adalah ARTIS/ORANG tersebut. Bedanya dengan Parodi/RPW, kami anggota RPW/Parodi kami mengakui kami ini FAKE, kalau yang tujuannya nggak baik, ya pasti FAKER ini tidak mengakui kalau dia FAKE. -_-
Seperti yang kalian tahu aja, namanya udah nggak baik, biasa tujuannya ya menjelek-jelekan Orang yang ia 'FAKE'kan, membuat gosip, membuat onar. Menyalah-gunakan, lah intinya.

  • Faker yang tujuannya nggak jelas, Faker ini banyak menggunakan identitas orang lain, biasanya hanya foto, dan sang FAKER yang akan membuat Nama samaran, Identitas samaran, bahkan biasanya Faker ini bisa menjadi PlayBoy atau PlayGirl. Faker-faker ini bisa menyatakan cinta ke orang-orang yang tertipu. Biasanya orang-orang yang nggak terkenal yang foto-foto dan identitasnya di Fake-kan oleh sang FAKER tapi gue juga sempat menemukan ada yang ARTIS. Sudah semakin gila gue bilang.
Nah, ini satu lagi FAKER yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Gue pernah cerita kalau gue sering membongkar Faker-Faker yang berkeliaran di sosial media ini, atau bahkan dikehidupan nyata sekalipun!
Akun ini biasanya sangat dekat dengan kalian, bisa juga teman kalian selama ini adalah Faker, bisa.
Teman gue, ada beberapa yang ketahuan sama gue dia adalah FAKER yang tujuan nya nggak jelas ini. Bahkan SAUDARA sepupu gue sendiri adalah seorang FAKER yang gak jelas ini.
Biasanya, FAKER di golongan ini menderita Mythomania. apa, Mythomania? Baca DISINI untuk arti Mythomania.
Yang lebih gilanya, sang FAKER tersebut mem-FAKEkan orang lain untuk urusan pribadi, berpura-pura menjadi pacar sang FAKER itu sendiri, Saudaranya, temannya, gue nggak ngerti aja apa yang ada didalem otak sang FAKER ini.

FAKER seperti ini biasanya nggak terjadi di SOCIAL MEDIA aja, dikehidupan sehari-hari juga bisa.
contoh; Gue sendiri punya temen, dan dia bilang dia punya temen lagi, dan temennya ingin dia comblangin ke gue. Nah ceritanya temannya yang ingin diComblangin ke gue ini sms gue, cerita-cerita tapi nggak pernah telepon & nggak pernah ketemu. Akhirnya gue tahu kalau temannya yang dia ceritakan selama ini hanyalah HAYALAN dia semata. Orangnya gak pernah ada, entah siapa yang selama ini dia Tunjukan Fotonya, dan semua identitas sang cowo ini adalah FAKE, buatan dia sendiri. nah temen gue ini FAKER. Makanya gue juga bilang kalau FAKER kebanyakan menderita Myhtomania, tingkat imajinasi mereka sangat tinggi!

Gimana, sih caranya membongkar dan mengetahui identitas FAKER, gimana cara mengetahui dia FAKER atau bukan?
Nggak gampang sebenernya. Mulai dari Google! semua bisa di mulai dari si Mbah yang satu ini. Gue berikan dua contoh.

  1. Biasanya akun Social sang FAKER ini cuma ada satu itu saja, kalau kita tulis namanya di Google Serach nggak ketemu. cth; Nama orang ini "LALA LILI LULU" kita search nama ini di google, nggak ada. atau bahkan cuma ada satu, ya orang ini aja. Nah, bisa DICURIGAKAN orang ini adalah FAKER. Hanya setingkat CURIGA ya, belum pasti.
  2. Dari teman-temannya, ini bisa dilakukan kalau orang yang kita curigai sebagai FAKER mempunyai akun Social Media. Biasanya hanya mengobrol dengan satu orang, atau orang-orang diluar lingkungannya sekitarnya seperti yang kita ketahui. Cth; orang ini bilang kalau dia tinggal di Kalimantan, tapi orang yang selama ini dia ajak ngobrol nggak ada yang dari Kalimantan. Dan misalkan dia bilang dia Kuliah di Universitas A. Dia nggak pernah berbicara atau punya obrolan dengan orang-orang di UNIVERSITAS A. (TAPI.... ada yang perlu diinget teman, kalau di akunnya tertera itu Akun Pribadi atau emang dia nggak mau banyak orang yang mengetahui, nggak perlu dicurigakan kalau ia nggak pernah terlibat percakapan dengan orang-orang sekitarnya. Udah jelas-jelas dong, dia bilang itu aku PRIVATE/PRIBADI. Cara ini nggak bisa dipakai kalau begitu ceritanya.)



Gue kasih dua aja ya, soalnya cara membongkar FAKER ini harus bisa menggunakan isnting, otak, logika. Nggak bisa main tembak langsung!

Oh, ya. Terakhir gue cuma mau ngasih saran, HATI-HATI dengan orang-orang di Social Media yang belum dikenal, hati-hati juga dengan orang terdekat, karena ornag terdekat juga bisa aja FAKER, gue bukan mengajarkan kalian untuk curigaan, tapi kalau gue boleh jujur, ketika kalian menjadi korban, SAKIT dihati kalian nggak akan ilang dengan mudah.

Jujur, gue juga korban sang FAKER tiga tahun yang lalu, dan kejadian demi kejadian nggak pernah bisa terlupakan.Rasa sakit hati dan kecewa kalian lebih besar, dan kalian pasti adalah akar kecewa dan akar pahit dengan orang tersebut, sebelum jadi korban, lebih baik mencegah, kalau kalian belum menjadi korban, hubungan kalian dengan sang FAKER mungkin nggak akan terlalu 'buruk', seenggaknya kalian hanya tahu mereka FAKER, tanpa merasakan di FAKERin, tanpa merasakan SAKIT HATINYA menjadi korban :)
Hanya tetap WASPADA dengan semua orang :)

Thanks udah mau nyempetin baca sampai akhir, Thanks yang selama ini terus support gue, tetep tunguin Postingan-postingan gue yang lain. :)
Oh, ya follow gue ya di twitter, @abigaillovelya . LOVE YOU GUYS!!! :) :)

2 comments: