Thursday, 31 July 2014

FAKER? ADA APA DENGAN FAKER?

Mungkin, banyak dari kalian yang bilang bahwa postingan di Blog gue ini isinya berta-berat semua nggak ada yang menyangkut kehidupan gue sehari-hari aja, yang ringan-ringan gitu bahasannya. Tapi...... tbh, guys. Semua yang gue bahas disini, berkaitan erat dengan kehidupan gue sehari-hari, jadi kalau menurut kalian postingan di Blog gue ini selalu berat, ya.... kalian bisa menyimpulkan sendiri kalau hidup gue itu kayak gimana, kan?

    Kali ini, gue mau ngebahas FAKER. Faker itu apa, ya?
Gini, Faker berasal dari kata 'FAKE' yang berarti palsu, yadi kalau FAKER dia orang yang menipu atau memalsukan sesuatu. Bukan suatu barang yang dipalsukan, tetapi orang.
Biasanya kegiatan faker-faker ini ya mengaku-ngaku kalau dirinya ini orang lain. Contoh, ada akun seorang artis di socmed, mungkin tiwtter, atau facebook, tetapi orang tersebut bukan sang artis. nah orang dibalik akunnya lah yang di sebut faker. Bisa dimengerti, nggak?
Contoh lainnya gue ambil dari parodi, Parodi adalah mem FAKEkan seseorang artis. Bisa artis dalam negri, ataupun luar. Nah orang yang memparodikan artis itu bisa di bilang FAKER, makanya dunia Parodi itu sering disebut FAKE WORLD atau dunia palsu. Sudah jelas, ya?


  FAKER nggak cuma memfake-kan artis saja, bisa orang-orang lain yang bukan artis, mengarang nama baru, membuat identitas palsu, dan lain sebagainya. FAKER ada yang tujuannya baik, ada yang tujuannya tidak baik, ada yang tujuannya juga nggak jelas, hanya untuk membuat sang faker ini mendapat pengakuan.


  • Faker yang tujuannya baik adalah, FAKER yang ada didalam dunia Parodi, atau di FAKE WORLD. biasa juga dunia ini disebut ROLEPLAYER WORLD, disingkat menjadi RPW.

Jujur aja, gue juga tergabung dalam dunia ini, gue memparodikan Kim Yura dari girlband Korea Selatan yaitu Girl's Day. Faker di dunia ini tujuannya hanya sebagai hiburan, dan bahkan sarana untuk mencari teman, melalui dunia ini, teman gue tersebar keseluruh pelosok Indonesia. Keren? Gue bilang iya, keren. Yang terpenting adalah tujuan kami tidak ingin menjelekan Artist atau Tokoh atau Orang yang sedang kami parodikan.
Makanya terkadang kalau ada anak/anggota RPW, atau Parodi yang menggunakan kata-kata kasar atau bersikap tidak baik, banyak anggota RPW lain yang nge-bash, kalau diartikan, ya di bully gitu kali, ya? Tujuannya agar mereka sadar didunia RPW atau Parodi ini, kita di ini berperan sebagai sang Artist, Tokoh, atau Orang lain, jadi kita harus mempertahankan nama baiknya.
FYI, dulu sempat banyak akun parodi yang terkena Suspend, karena kami memakai media Twitter. Usut-punya usut, ya Twitter sendiri takut kami menyalah gunakan akun parodi ini, dan kami yang akunnya ter-suspend dapat pesan kalau kami itu parodi, kami harus mencantukannya di Bio kami. Jadi semua anggota RPW pada saat itu, berbondong-bondong menambahkan di bio twitter kami "ROLEPLAYER OF @.....(nama artist) / PARODI OF @.....(nama artist)" seperti itu yang gue bilang FAKER dengan tujuan baik.

  • Faker yang tujuannya nggak baik, adalah FAKER yang kebanyakan membuat akun-akun di sosial media sebagai artis, atau orang lain, dan MENGAKUI dia adalah ARTIS/ORANG tersebut. Bedanya dengan Parodi/RPW, kami anggota RPW/Parodi kami mengakui kami ini FAKE, kalau yang tujuannya nggak baik, ya pasti FAKER ini tidak mengakui kalau dia FAKE. -_-
Seperti yang kalian tahu aja, namanya udah nggak baik, biasa tujuannya ya menjelek-jelekan Orang yang ia 'FAKE'kan, membuat gosip, membuat onar. Menyalah-gunakan, lah intinya.

  • Faker yang tujuannya nggak jelas, Faker ini banyak menggunakan identitas orang lain, biasanya hanya foto, dan sang FAKER yang akan membuat Nama samaran, Identitas samaran, bahkan biasanya Faker ini bisa menjadi PlayBoy atau PlayGirl. Faker-faker ini bisa menyatakan cinta ke orang-orang yang tertipu. Biasanya orang-orang yang nggak terkenal yang foto-foto dan identitasnya di Fake-kan oleh sang FAKER tapi gue juga sempat menemukan ada yang ARTIS. Sudah semakin gila gue bilang.
Nah, ini satu lagi FAKER yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Gue pernah cerita kalau gue sering membongkar Faker-Faker yang berkeliaran di sosial media ini, atau bahkan dikehidupan nyata sekalipun!
Akun ini biasanya sangat dekat dengan kalian, bisa juga teman kalian selama ini adalah Faker, bisa.
Teman gue, ada beberapa yang ketahuan sama gue dia adalah FAKER yang tujuan nya nggak jelas ini. Bahkan SAUDARA sepupu gue sendiri adalah seorang FAKER yang gak jelas ini.
Biasanya, FAKER di golongan ini menderita Mythomania. apa, Mythomania? Baca DISINI untuk arti Mythomania.
Yang lebih gilanya, sang FAKER tersebut mem-FAKEkan orang lain untuk urusan pribadi, berpura-pura menjadi pacar sang FAKER itu sendiri, Saudaranya, temannya, gue nggak ngerti aja apa yang ada didalem otak sang FAKER ini.

FAKER seperti ini biasanya nggak terjadi di SOCIAL MEDIA aja, dikehidupan sehari-hari juga bisa.
contoh; Gue sendiri punya temen, dan dia bilang dia punya temen lagi, dan temennya ingin dia comblangin ke gue. Nah ceritanya temannya yang ingin diComblangin ke gue ini sms gue, cerita-cerita tapi nggak pernah telepon & nggak pernah ketemu. Akhirnya gue tahu kalau temannya yang dia ceritakan selama ini hanyalah HAYALAN dia semata. Orangnya gak pernah ada, entah siapa yang selama ini dia Tunjukan Fotonya, dan semua identitas sang cowo ini adalah FAKE, buatan dia sendiri. nah temen gue ini FAKER. Makanya gue juga bilang kalau FAKER kebanyakan menderita Myhtomania, tingkat imajinasi mereka sangat tinggi!

Gimana, sih caranya membongkar dan mengetahui identitas FAKER, gimana cara mengetahui dia FAKER atau bukan?
Nggak gampang sebenernya. Mulai dari Google! semua bisa di mulai dari si Mbah yang satu ini. Gue berikan dua contoh.

  1. Biasanya akun Social sang FAKER ini cuma ada satu itu saja, kalau kita tulis namanya di Google Serach nggak ketemu. cth; Nama orang ini "LALA LILI LULU" kita search nama ini di google, nggak ada. atau bahkan cuma ada satu, ya orang ini aja. Nah, bisa DICURIGAKAN orang ini adalah FAKER. Hanya setingkat CURIGA ya, belum pasti.
  2. Dari teman-temannya, ini bisa dilakukan kalau orang yang kita curigai sebagai FAKER mempunyai akun Social Media. Biasanya hanya mengobrol dengan satu orang, atau orang-orang diluar lingkungannya sekitarnya seperti yang kita ketahui. Cth; orang ini bilang kalau dia tinggal di Kalimantan, tapi orang yang selama ini dia ajak ngobrol nggak ada yang dari Kalimantan. Dan misalkan dia bilang dia Kuliah di Universitas A. Dia nggak pernah berbicara atau punya obrolan dengan orang-orang di UNIVERSITAS A. (TAPI.... ada yang perlu diinget teman, kalau di akunnya tertera itu Akun Pribadi atau emang dia nggak mau banyak orang yang mengetahui, nggak perlu dicurigakan kalau ia nggak pernah terlibat percakapan dengan orang-orang sekitarnya. Udah jelas-jelas dong, dia bilang itu aku PRIVATE/PRIBADI. Cara ini nggak bisa dipakai kalau begitu ceritanya.)



Gue kasih dua aja ya, soalnya cara membongkar FAKER ini harus bisa menggunakan isnting, otak, logika. Nggak bisa main tembak langsung!

Oh, ya. Terakhir gue cuma mau ngasih saran, HATI-HATI dengan orang-orang di Social Media yang belum dikenal, hati-hati juga dengan orang terdekat, karena ornag terdekat juga bisa aja FAKER, gue bukan mengajarkan kalian untuk curigaan, tapi kalau gue boleh jujur, ketika kalian menjadi korban, SAKIT dihati kalian nggak akan ilang dengan mudah.

Jujur, gue juga korban sang FAKER tiga tahun yang lalu, dan kejadian demi kejadian nggak pernah bisa terlupakan.Rasa sakit hati dan kecewa kalian lebih besar, dan kalian pasti adalah akar kecewa dan akar pahit dengan orang tersebut, sebelum jadi korban, lebih baik mencegah, kalau kalian belum menjadi korban, hubungan kalian dengan sang FAKER mungkin nggak akan terlalu 'buruk', seenggaknya kalian hanya tahu mereka FAKER, tanpa merasakan di FAKERin, tanpa merasakan SAKIT HATINYA menjadi korban :)
Hanya tetap WASPADA dengan semua orang :)

Thanks udah mau nyempetin baca sampai akhir, Thanks yang selama ini terus support gue, tetep tunguin Postingan-postingan gue yang lain. :)
Oh, ya follow gue ya di twitter, @abigaillovelya . LOVE YOU GUYS!!! :) :)

Wednesday, 30 July 2014

CURAHAN HATI UDANG KERING!

Aku hanya seorang 'udang' biasa, aku punya hati, aku punya perasaan, aku punya jiwa.
Aku layaknya 'udang' pada umumnya, aku juga bisa terluka, aku bisa sakit.

Disaat aku memikirkan perasaan kalian. Apakah, kalian memikirkan perasaanku?
Disaat aku mementingkan perkara kalian, dibanding perkaraku. Apakah, kalian juga emmentingkan perkaraku?
Disaat aku ingin sekali nyawa kalian selamat. Apakah, kalian juga ingin menyelamatkan nyawaku?
Disaat aku ingin sekali melihat kalian tertawa dan bahagia karenaku. Apakah, kalian juga begitu?
Disaat.... Disaat....Disaat....

Terkadang aku merintih, terkadang aku menangis. Aku sama seperti kalian. Mungkin aku memang berbeda, sedikit berbeda. Tapi pada dasarnya aku juga melakukan apa yang kalian lakukan. (kec; membunuh, mencuri dsb)

Tapi mengapa selalu aku yang ada diposisi tidak enak? Kenapa perbedaan ku yang sedikit ini membuat kalian menjauh, menghindar, melecehkan, bahkan membenci.

Terkadang aku berontak, terkadang aku teriak, terkadang aku merasa lelah, semata-mata karena aku ingin diakui, aku ingin juga merasakan hal yang kalian atau 'DIA' rasakan. AKu hanya ingin berbahagia bersama kalian, sedikit saja rasa bahagia, tidak bisa, kah?

Aku merasakan sakit saat kalian menghinaku, aku juga merasakan sakit, saat kalian membedakanku, aku juga merasa aku ini tidak ada dalam daftar bagian kalian, tapi sadarkah kalian, TOPENG sang 'UDANG' yang ku gunakan selama ini? Mungkin kalian tidak melihatnya saat ini, mungkin kalian tidak sadar saat ini, tapi suatu saat aku akanmembuat kalian SADAR, aku akan membuat kalian PEDULI.

Aku akan membuktikan suatu saat nanti, aku akan keluar dari topeng ini, aku akan menunjukan kepada kalian bahwa aku BERHARGA, aku lebih berharga dari kalian, atau bahkan seseorang yang KALIAN BANGGAKAN selama ini. Aku akan membeli setiap cacian kalian, setiap makian, setiap hinaan kalian. SUATU SAAT, AKU....JANJI :")

Saturday, 26 July 2014

SAHABAT???????

WOI!! Abby/Ebi/Gabby's BACK! Selamat siang/malam/pagi/subuh/sore/petang/telentang*loh. Berhubung gue ngeposting ini malem, met malem aja ya dunia, Indonesia, tanah air.
Sebenernya gue udah nggak niat banget buat nge post, biasa malem minggu jatahnya buat jalan-jalan bareng pacar, tapi gue sih, yaaa.... mantengin blog orang yang udah buat gue terinspirasi, blog dia emang adanya seminggu sekali, malam minggu pula, keliatan kan, betapa ngenesnya dia? *nggak pake cermin*

Haha, gue abis stalk blognya 'DIA' dan ada postingan dia yang ngomongin konsisten, jadi, gue juga mau konsisten nge blog, hidup KEVIN ANGGARA! Upssss...... *ceritanya nutup mulut* *ceritanya keceplosan*

Jadi langsung aja, gue mau bahas ini, karena.... gue baru aja dapet waktu rekonsiliasi sama salah seorang sahabat gue, namanya Rosalia Septiani. #cailehrekonsiliasi berasa kaya belajar akuntansi keuangan gue, Rekonsiliasi Bank. *skip*

 Awal kenal Ocha ini sekitar Februari tahun 2012, dan selama ngobrol-ngobrol di BBM, nyambung banget, ngerasa nemuin kembaran. Gue entah kenapa mau langsung curhat sama dia, langsung deket aja gitu, gue langsung ngomong ke dia, "Kita jadi sahabat, ya? Janji?" Dan abis itu, ya kami mulai bersahabat. Yang lebih menariknya lagi tentang hubungan persahabatan kami, kita berdua belum pernah ketemuan. Sekalipun belum! Jujur aja, sampe sekarang kita berdua juga belum ketemuan. BUAHAHHA. Doain aja ya supaya bisa cepet ketemu!

 Yang namanya hubungan itu, pasti ada pasang surutnya kayak air laut, pasti ada ngambek-ngambeknya, ada bumbu-bumbunya, ada kerikilnya, nggak mungkin datar-datar aja, kaya gitu-gitu aja, lancar-lancar aja. nggak cuma pacaran, sahabatan pun begitu. Jadi setelah beberapa bulan mulai sahabatan sama Ocha, gue mulai ngalamin itu, yang namanya bosen, ngobrol mulu sama Ocha, gue BBMan setiap hari nggak pernah putus sama dia, kalau udah tidur baru selesain obrolan, besok paginya lanjut lagi, begitu terus setiap hari. Sampai akhirnya, gue mulai bohong sedikit-sedikit, gue jenuh brew.

 Ocha ini orangnya nggak temenan sama gue aja, temennya di sekolah banyak banget, beda sama gue yang rada kuper, mainnya kebanyakan ama adek kelas, temen sekelas beberapa aja, jadi walaupun nggak ada gue dia masih happy sama temen-temennya. Gue sempet ngerasa sih, kalau gue butuh banget Ocha, karena doi emang bener-bener ngerti gue luar dalem. Tapi gue ngerasa jenuh, lama-kelamaan jenuh bisa gue atasi, tapi masalah lain datang, kali ini cowok. Udah biasa lah ya kalo yang ini? Gue sama Ocha jadi jarang banget BBMan, yang dulunya sering telponan, VNan, udah nggak ada lagi tuh, BBMan kalau lagi perlu aja, kayak gitu deh, sampe parahnya ini terus berlanjut sampe tahun 2014 sekitar setahunan nggak deket kayak dulu lagi.

 Sekitar beberapa minggu lalu gue ke makam Oma gue, biasa curhat, gue sering lakuin ini kalau emang gue udah nggak kuat nampung beban gue, biasa gue suka ke makan Oma gue, dan gue curhat, walaupun dalam hati karena nggak mau bokap dan nyokap gue tau. Setelah di mobil, gue kembali ngerenung, gue kaya diingetin sama Ocha, diingetin sama sifat-sifat gue yang nggak banget, yang 'anak kecil' banget,nggak dewasa banget. Gue mulai nyari Ocha, di IG dia nggak ngepost, di twitter juga sepi, di bbm nggak bisa. Gue hampir putus asa.

Nggak lama dari itu, tiba-tiba ada yang nge invite gue di BBM, pas gue buka Ocha ternyata! Gue langsung accept, terus langsung aja BBM dia panjang lebar, segala macem, dan beberapa hari kemudian, baru deh gue minta maaf segala macem, intinya gue mau hubungan persahabatan gue sama dia balik kayak semula.

Ngomongin sahabat, apa sih, arti dari sahabat?
Menurut gue :
 Sahabat itu bakal ngerti kalian luar dalem, bakal nyimpen rahasia dan aib kalian, bakal stay disamping kalian dalam duka dan bahagia.
 Sahabat itu yang bakal bilang "Kampret elo lama banget gue makan duluan, ya." dari pada "Iya gue tungguin lo dulu." karena apa, karena terkadang yang ngomong kampret lebih jujur daripada yang nungguin elo. Terkadang yang nungguin elo hatinya dongkol banget.
 Sahabat itu, yang bakal ngerti elo luar dalem, ada saatnya bercanda, ada saatnya serius, ada saatnya saling menghina, ada saatnya saling membantu. Kalau kerjaannya cuma MENGKRITIK doang, itu mah bukan Sahabat.
 Sahabat juga yang rela lo titipin segala macem barang elo, elo susahin, tapi mereka selow, walaupun TERKADANG ada kata-kata semacam "Kampret bener emang lo!" "Jadi gue cuman dijadiin penitipan barang?" "Udah biasa deh yang kayak begini." Tapi mereka sama sekali nggak keberatan. dari pada ngomong seperti "Iya, titip aja." Padahal dalem hati dongkol banget.

Terkadang gue juga suka nanya sama diri gue sendiri, UDAH apa BELOM gue menjadi seorang sahabat yang baik, udah belom gue menjadi temen yang baik, apa yang udah gue kasih buat mereka? Apa feedback yang gue kasih ke mereka?

Kita sebagai seorang sahabat pun harus kayak gitu, kalau orang tersebut nganggep kita sahabat, dan sudah menjadi sahabat yang baik, masa kita nggak mau juga ngelakuin hal yang sama?
Beda cerita kalau emang orang yang lu anggap sahabat malahan cuma oke depan, tapi jelek dalem. Kalau menurut gue, itu orang suka-suka deh mau diapain sama elu. Asal...... tetep, jangan ngejelekin orang lain ya, gaiiss~ Karena nggak semua orang yang lu ceritain bisa dipercaya, mending kalau cerita keorang yang nggak kenal sama orang yang lu ceritain. Karena menurut gue, cerita juga perlu, karena kita nggak bisa menahan emosi kita sendiri, itu cuma akan menjadi bom waktu yang akan meledak seketika kalau dipendem sendiri.

Menurut gue, dalam bersahabat juga jangan main kenal sehari dua hari atau seminggu dua minggu kenal langsung jadi sahabat, ya kalau jatohnya kayak gue dan Ocha, ketemu nyambung, sifat ga jauh beda, watak ga jauh beda, kalau pas udah jadi sahabat eh ternyata sahabat lo itu "gimana-gimana" dalam artian nggak banget deh buat dijadiin sahabat, gimana? Gue ngerasain juga kayak gitu, dipikir oke buat jadi sahabat, ternyata pada akhirnya mengeceewakan.

Jadi di akhir ocehan gue kali ini, sebenernya cuma mau bilang, jangan asal kenal langsung jadi sahabat, main enak cerita segalanya, tapi belum tau watak dan sifat asli satu sama lain. Pelajari sifat satu sama lain dulu, paling enggak beberapa bulan deket, baru deh.... jangan nyesel nantinya. Dan..... kalau sudah jadi sahabat, jangan lah sahabatnya di tinggalin, coba mengerti satu sama lain, kalau ada keluh kesah, omongin baik-baik, tapi inget ya, dengan kepala dingin guys~

Thanks banget yang masih mau baca postingan gue kali ini, tetep jadi sahabat yang baik ya cemans-cemans!! Dan jangan lupa folow gue di @abigaillovelya . Keep on FIRE! Never give up! God bless :)

Thursday, 24 July 2014

Abigail Lovelya Mentok Ide Menjadi Ada Ide!

Gue bener-bener lagi nggak ada inspirasi, soalnya apa? Seminggu ini kerjaan gue hanya mendekam didalam kamar. Keluar kamar hanya untuk makan, minum, mandi, kencing. Gue juga nggak sekolah (karena libur) untuk medapatkan bahan absurd apa yang bisa gue jadiin ide dan gue rangkai menjadi kalimat-kalimat lalu gue susun menjadi sebuah postingan di blog.

Sampe akhirnya sang inspirator gue memberontak di kepala, menunjukan jati dirinya, Kevin Anggara, yang dulu pernah gue bilang itu, loh. Itu sih emang otak kami para beberapa cewek yang setelah melihat dia, dan mengenalnya secara luar saja sudah bisa tergila-gila. Tudepoint aja, soalnya dia gak akan nemukan blog gue ini. Huahaha. Balik lagi, doi ini pernah ngomong-kalo ga salah di blognya- 'dari mentok ide dan lu curhat aja bisa jadi suatu bahan utuk dijadikan postingan'. Ya begitulah kira-kira kalau di tafsirkan dengan kalimat gue sendiri

Mungkin itu yang akan gue lakukan, huahaha. Gue diem, gue mikir. Gue tidur, gue mimpi. Gue bangun, gue laper. Gue kenyang, gue jadi bego. Kira-kira gitu deh putaran kehidupan gue selama liburan ini. Mau nyelesain ngetik novel, apa daya gue lupa taro itu buku dimana. Mau posting banyak-banyak di blog, seperti yang gue bilang gue nggak punya ide, sekarang itu gue cuma mau curhat. Hiks :(

Terkadang, penulis, dan seniman lain pun suka mentok ide dan inspirasi loh. Gue baru aja selesai ngebaca buku "PERAHU KERTAS" karya Dee. Mungkin udah banyak yang tau kalo ceritanya tentang sang pelukis, dan penulis yang saling jatuh cinta, yang harus menjadi orang lain dulu demi menjadi dirinya sendiri. Mereka juga sempat habis kemampuan, ide, inspirasi, karena sebab-sebabnya sendiri. Kalau gue habis ide, sih, karena gue nggak menyentuh dunia luar. Kerjanya setiap hari dikamar, buka PC, nonton TV, baca Novel.

Gue juga lagi mau cerita tentang sekolah gue yang menerapkan kurikulum 2013, dan jurusan siaul gue Akuntansi. Gue kesel banget begitu tau kalau kurikulum 2013 itu sama aja seperti 'akselerasi' di SMK, gak tahu kalau SMA gimana. Dan yang paling menyedihkan yang gue tahu kalau ternyata UN Bahasa Ingris digantikan oleh Sejarah, dna gue benci banget soal ini. BANGET. Jujur aja, sih. salah satu faktor gue masuk SMK jurusan AK adalah sebagai berikut:

  1. Gue benci sama IPS, entah itu Sejarah, Gografi, Sosiologi, dan antek-anteknya
  2. IPA, sebenernya gue masih fine-fine aja di Bilogi, Kimia, gue suka, tapi kalau sudah berhubungan dengan Fisika, tolong bunuh gue, karena rasanya sama aja seperti matisuri saat gue dihadapkan dengan fisika.
  3. Jurusan Administrasi Perkantoran, harus bisa dandan anyway dan gue ga bisa sama sekali untuk dandan, anak-anaknya kebanyakan cewe (jadi gue nggak bisa ngegebet cowo ganteng kalau gue mendekam di jurusan ini) dan gue nggak pinter di AP, intinya gitu.
  4. Jurusan Pemasaran/PM, di jurusan ini, dituntut harus bisa ngomong, bisa jualan, jiwa kewirausahaannya harus tinggi, dan gue apa? nggak ada yang gue mampu di jurusan ini, gue nggak bisa ngomong depan orang banyak, gue nggak bisa jualan, gue nggak ada jiwa kewirausahaannya.
  5. Jurusan Multimedia/MM, dijurusan ini harus bisa Photografi, Komputer, Mengedit, dan Fisika. Sialnya gue bisa aja sih masuk di jurusan ini, tapi sang Fisika mencoba membunuh gue.
  6. Jurusan Kesehatan/Farmasi, dijuruan ini, belajar merawat orang sakit, belajar anatomi, hafalan nama-nama obat serta fungsinya, dan sebagainya-sebagainya lagi. Gue langsung enek ngebayangin darah, ngebayangin jarum infus, bau rumah sakit, bau obat sih nggak masalah, tapi bau lab dan sebagainya yang buat gue males banget di jurusan ini.
  7. Jurusan AKUNTANSI, anyway di jurusan ini paling enak, karena apa? Semuanya dibalik layar, gue udah sering dikasih bon-bon kantor dari nyokap untuk gue pelajari dari SD, Faktur-faktur, copy penyetoran duit ke bank. Bahkan gue sudah menyetorkan duit gue sendiri ke Bank sejak SD. Gue udah ngerasa ya mungkin gue harus masuk jurusan ini saat gue SMP kemarin.


Dan yang membuat gue bener-bener kesel dan merasa salah jurusan adalah, ketika Jurusan Akuntansi itu pelajarannya bercabang, ada Akuntansi Keuangan, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Biaya, dll. Rasanya gue mau mati seketika. Plis tolong keluarkan gue dari jerat hitam ini. Haha. Nah, yang lebih gila lagi anak AK ada Pelajaran dari PM, dan AP, begitupun yang lain, jadi gue kena pelajaran Pengantar Administrasi Perkantoran, serta Kewirausahaan terkutuk itu. Dan dengan ajaibnya, dua semester ini, gue berada di peringkat pertama. (Nyombong sedikit mah, boleh, ya?)

Gue ngerasa gue ini seperti Kugy dan Keenan, harus mejadi orang lain dulu, baru menjadi seperti dirinya sendiri, gue juga sadar dengan menulis gue nggak bisa makan, dengan masuk kedalam dunia imajinasi dan dunia kedua gue, yang makan mereka, perut gue didunia nyata nggak ikut kenyang, gue juga harus kerja dan gue juga tetep harus punya bekal kalau gue bener-bener nggak bisa jadi penulis. Gue ngejalanin apa yang ada didepan gue dengan lahap, kadang juga minta referensi dari tante, saudara, untuk pelajaran gue. Karena gue yakin dengan nilai bagus, dengan pemahaman luas, dengan pengertian dan pengalaman, gue yakin otak gue ini bisa dipakai di suatu perusahaan. Dan gue harus ngebuat perusahaan yang menerima gue nanti, BANGGA karena menerima gue.

Jadi menurut gue, kalau kalian ada di posisi yang sama seperti gue sekarang, Gue mau bilang apa yang Dee bilang di novelnya, kalau kita terkadang harus jadi orang lain dulu sebelum menjadi diri kita sendiri.

Thanks for reading, tetap di tunggu kritik serta sarannya untuk blog gue. Thanks lagi ^-^

Wednesday, 23 July 2014

Cinta, Tapi Kita Berbeda?

Sebenernya agak gimana mau bahas Cinta , tapi kita berdua nggak sama.
   Kaya misalkan beda keyakinan, lalu beda suku, beda keturunan, dsb. udah banyak yang mengupas tentang masalah ini sebelum gue. kaya film 'Cinta Tapi Beda' tahun 2013 lalu, terus ada ILK yang ngebahas ini juga. <lalu kenapa mau bahas ini kakak?> Gue mau bahas masalah ini lagi karena gue lagi nggak ada ide buat nge-blog dan ada temen gue ngasih ide untuk membahas Cinta tapi Beda Agama.
   Agak susah karena takut dibilang nge ras atau gimana, jadi di post ini mungkin gue akan ngebuat dengan bahasa yang lebih baku dan ini semua tentang pendapat GUE, ya. Nggak ada sama sekali menyinggung masalah ras atau apapun.


   "Menurut Abigal Lovelya, Cinta beda agama itu gimana, sih?"
Jawaban gue: Sebenernya, gue juga susah buat ngejawab ini, ada yang bilang kalau 'gelap dan terang' nggak bisa bersatu, artinya kalau sudah berbeda agama nggak bisa bersatu. Tapi, toh Tante gue dan Oom gue berbeda agama dan suku dia masih bisa bersatu. Titi Kamal sama Christian Sugiono masih adem-ayem sampe sekarang. menurut gue adalah ke'SETUJUAN' dari kedua pihak keluarga. Soal nikah nanti, sekarang bisa nikah di luar negri :) <gimana kalau nggak ada biayanya buat nikah diluar negri kak?> ya mau nikah, kan? ya kudu harus ada biaya dong, kalau emang biaya nya minim, ya salah satu harus ada yang berkorban. kayak contoh Asmirandah sama Jonas :)

  "Menurut Abigail Lovelya, Cinta berbeda suku gimana?"
Jawaban gue: Cinta beda agama aja gak ada masalah, kenapa beda suku harus jadi masalah? Yang terpenting adalah komunikasi antara kedua keluarga, ngejelasin kalau di suku dia, orang yang nantinya nikah dan berkeluarga ini tuh begini-begini. dan keluarga lainnya juga gitu. Pokoknya harus terbuka juga sehingga komunikasi berjalan baik. Nah kalau memang sudah cocok dan sudah yakin dengan masing-masingnya, baru proses lamaran dan pernikahan. :)

 "Menurut Abigail Lovelya, kalau ada orang yang meninggalkan Tuhannya demi CINTA, itu gimana?"
Jawaban gue: Bukan urusan gue dan kepentingan gue ngebahas soal iu gusy, itu urusan dia dengan Tuhannya, gue nggak mau ambil pusing, itu sudah resiko yang dia ambil demi cintanya, tetapi kalau resiko yang dia ambil itu salah besar, atau gimana, ya dia harus bisa lah terima resiko itu :)

"Abigail Lovelya, pernah nggak kamu pacaran berbeda agama atau suku?"
Jawaban gue: TBH, gue nggak pernah pacaran beda agama atau suku, sih. Tetapi pandangan gue tentang masalah Cinta Tapi Beda ini cukup luas.


Cinta itu atas dasar suka, sayang, pengeritan, perhatian. Sebelum menjenjang ke tahap selanjutnya, ya memang harus dipikirkan matang-matang. Jangan karena sudah benar-benar SAMA dari segala hal itu berarti kita sudah jodoh. Belum tentu! Terkadang pernikahan itu berdasarkan sesuatu yang berbeda. Nikah aja sudah antara Pria dan Wanita, itu sudah sangat jelas berbeda. Jadi intinya pikirkan baik-baik SIFAT pasangan masing-masing. Mengertikah kalian satu dengan yang lainnya antara perbedaan itu. Kalau salah satu ada yang nggak bisa mengerti dan EGOIS. Mending nggak usah dilanjutin hubungan kaliannya :)
Banyak temen gue yang berbeda agama, lalu dengan mudahnya putus, dengan mudahnya meninggalkan pasangannya cuma karena fakor berbeda ini, jadi menurut gue balik keawal, dari sebelum hubungan ini berjalan udah harus ada penjelasan dan pengertian kalau perbedaan itu bisa menghancurkan hubungan kalian atau nggak? kalau salah satu nggak bisa menerima dan menghargai perbedaan ya, itu menurut gue, nggak usah ada jalinan hubungan kecuali PERTEMANAN atau PERSAHABATAN. 

Dan jangan menyerah sebelum bertindak! apa, gunanya pacaran? Pacaran itu tahap uji coba menuju pernikahan, itu menurut gue. Kalau dari pacaran kalian sudah sama-sama mau berjuang, sama-sama mau mengerti perbedaan itu, sama-sama terbiasa terbuka, sama-sama terbiasa menghargai, di hubungan pernikahan, ya kalian sudah sama-sama terbiasa saling menghargai dan terbuka :)

Ngomongin masalah restu, sama intinya dengan hal-hal tadi itu aja, orang tua itu penasihat yang terbaik selain Tuhan. Jadi, cobalah kenalkan pasangan kalian dari jauh-jauh hari, supaya orang tua kalian bisa menilai kepribadian pasangan kalian itu. Orang tua juga pasti akan setuju kalau pasangan kalian itu orangnya baik-baik. Kalau pacar kita sekarang nggak ''baik'' dalam artian dia itu junkies atau preman, keluarga emang bakalan ada yang setuju? Jadi pacaran itu yang sehat, yang baik-baik. Masalah beda agama atau beda suku, itu keputusan Bijak yang harus di bicarakan kedua keluarga. Kalau keuda keluarga setuju dan menerima serta mengharagi perbedaan itu, pasti hubungan kalian juga akan baik-baik saja kedepannya :)


Dan tetap BERDOA! menurut gue, cara setiap individu berdoa berbeda-beda, satu keyakinan pun, terkadang cara berdoanya lain, tetapi kuasa dari doa itu besar. jadi apapun suku dan agama kalian, ya sebelum menikah, harus berdoa. Mintalah petunjuk dari Tuhan, apakah pasangan kita sekarang adalah jodoh kita? Kalau sudah mendapat jawaban dia adalah jodoh mu, perbedaan mah apaan? nggak ada apa-apa. itu bukan masalah besar. Tapi kalau memang bukan jodoh? Ya, buat apa buang-bunag waktu, cari dan terus berdoa agar ditemukan siapa jodoh kita yang sebenarnya :)


Masih belum yakin tentang CINTA tapi BEDA?
Itu keputusan kalian masing-masing, gue udah memberikan pendapat gue, dan gue udah coba membantu. Just it. Gue seneng kalau post gue kali ini bisa berguna, kalau menurut kalian nggak berguna, ya anggap aja blog gue ini sarana gue menyampaikan pendapat. Apa salahnya berpendapat? Semua orang bebas berpendapat :)
Terus baca-baca post gue yang lainnya ya, baklan update setiap hari kalau sempat. hihi, ohiya jangan lupa follow twitter gue di @abigaillovelya . Comment dan Kritiknya juga sangat ditunggu.
ThanksaLOTbeibih!~ :) ^^

Tuesday, 22 July 2014

si BUNGSU dengan mitos dan faktanya.

Ketika ngeliat judul postnya, gimana menurut kalian? Sukup mengangkat alis?

    Kali ini gue mau bahas tentang si Bungsu, si Bungsu yang gue maksud ini, bukan tentang 'anak bungsu' tapi..... yeah. "GIGI BUNGSU". MUAHAHAHAHA
Kenapa mau bahas gigi bungsu? ya atuh suka-suka gue dongs. Lol. Nggak, gue bercanda. Gue bahas ini karena gue baru aja dapet keberuntungan yaitu gigi Bungsu ini numbuh. Jadi ceritanya seperti ini,
*Flashback* 
       Siang itu matahari bersinar dengan teriknya, membuat aspal-aspal jalanan mengeluarkan uap, karena kepanasan. Saat itu aku sendiri, aku berjalan, aku melangkah dan terus melangkah, menunggu sang supir dengan mobil BMW warna putihnya lewat menjemput. (baca; ANGKOT). Tetapi aku kurang beruntung, dia sudah pergi, meninggalkanku, dan tak kembali hanya dalam waktu lima belas menit, dan aku harus tterus melangkah hingga sampai dirumah sebelum matahari terbenam.
       Haus dan letih yang kurasa, ingin rasanya menyetop siapa saja yang lewat menggunakan motor, meminta tolong mengantarku kerumah. Tapi apadaya, gengsi ini terlalu tinggi. Dan saat itulah aku melihat didepan sana, ada sebuah bilik dengan tulisan 'ES KELAPA' didepannya..... 
STOP!!!! Flashback END!

Jadi, sebenernya setelah gue minum es kelapa itu, kelapanya nyangkut di gigi gue. Gue coba mencungkil-cungkil kelapa yang nyangkut itu dengn lidah, tapi dia nggak mau keluar karena nyangkut di gusi belakang atas. Setelah gue sampe dirumah dengan letih, gerah, lusuh, menyedihkan, gue langsung masuk ke dalam kamar mandi lalu mencungkil itu kelapa dengan tangan. Dan...... jengjeng!!!!! Pada saat itulah gue merasa dia sudah ada, tumbuh dalam diri gue. Sang GIGI BUNGSU.

Banyak mitos-mitos dan pengertian-pengertian tentang gigi bungsu ini. Dan pertama gue mulai nanya, "Apa sebenernya fungsi ini gigi bungsu? Kayaknya tanpa dia pun, gigi gue yang lain masih berfungsi untuk mengunyah daging. Justru dengan adanya gigi bungsu yang masih sebesar ujung kuku ini membuat banyak makanan yang gue makan nyangkut disana."
Akhirnya gue menyuarakan pertanyaan gue ke Nenek/Ama gue, Mami gue, IIh/Tante gue, bahkan beberapa saudara-saudara dan temen gue. Begini kira-kira;

Gue: "Mi, numbuh gigi bungsu nih, gunanya buat apa coba?"
Nyokap: "Oh, yaudah. Ya gunanya buat nambahin aja, ngisi kekosongan gusi itu."
Gue: "........" 
Jawaban pertama yang gue dapat tentang fungsi gigi bungsu: MENGISI KEKOSONGAN GUSI.

Gue: "Ama, baru tumbuh gigi bungsu, fungsi gigi bungsu apaan, deh?"
Nenek: "Ya emang udah harus numbuh, yaudah."
Gue: "......"
Jawaban kedua yang gue dapat tentang fungsi gigi bungsu: MEMANG SUDAH HARUS TUMBUH.

Gue:"Ih, sudah capek ngasih tau kalau aku baru dapat gigi bungsu, intinya mau nanya, gigi bungsi itu gunanya apa?"
Tante:"Ya buat ngunyah, lah."
Gue:"Yaa  semua gigi emang buat ngunyah."
Tante: "Ya mungkin yang ini lebih kuat."
Gue: "....."
Jawaban ketiga yang gue dapet tentang fungsi gigi bungsu: UNTUK MENGUNYAH LEBIH KUAT.

Gue: "Eh fungsi gigi bungsu itu apa, sih?"
Temen-temen: "Mikir aja, ya buat nguyah." "Biar nambahin gigi." "Memperindah gigi." "Biar makin gede itu mulut.
Jawaban keempat-kelima dst. gak ada juga yang memuaskan.

Untungya gue hidup ketika dunia sudah modern dan sudah menemukan teknologi, jadi gue putuskan juga untuk cari di mbah Gugel.
Jadi ini sebenernya fungsi gigi bungsu: 
"Jaman dulu, orang-orang nggak mengenal gigi palsu, dan gigi-gigi mereka tanggal dengan cepat. Entah karena faktor makanan atau apapun gue gak tahu-karena gue hidup bukan di jaman purba-. Jadi ketika gigi-gigi mereka mulai tanggal, adanya gigi bungsu yang baru tumbuh pada saat seseorang sudah mulai dewasa ini sangat membantu untuk menggantikan posisi gigi lain yang tanggal." Yah cukup masuk akal juga, ya. 

Lalu ada juga yang mengatakan kalau gigi bungsu ini harus di cabut. Menurut gue nggak harus. Kenapa? Karena pencabutan gigi bungsu tersebut hanya dilakukan kalau gusinya tidak cukup untuk menampung gigi bungsu tersebut. Kalau cukup, kenapa harus dicabut? Tau, nggak? Gigi bungsu cabutnya itu termasuk operasi kecil, loh.
Jadi intinya Mitos tentang gigi bungsu ini harus dicabut itu ya hanya sekedar mitos, gigi bungsu hanya dicabut kalau tempat di gusi kita nggak cukup.


Yaudah, sih. itu aja. Mau nanya-nanya tentang gigi bungsu lainnya sama gue? mention aja di @abigaillovelya sang dokter GIGI BUNGSU!

Sampe ketemu di post selanjutnya! ^^ Thankyou~

Sunday, 20 July 2014

Seseorang yang terinspirasi oleh Orang yang MENGINSPIRASI

     WOI!! Haha, ketemu lagi dong sama gue yang cantik ini. <someone say: "Loh, kata lo di post lo sebelum-sebelumnya, lo ini ndak cantik, gimana toh?> Yaudah anggap aja sekarang gue ini cantik. Kok repot? :v

 Kali ini gue mau bahas tentang cita-cita GUE, udah tau kan cita-cita gue apa? tau dong? kalau nggak tau berarti belum baca post gue sebelumnya nih. Ih ga apdet deh :( Iya deh gue kasih tau aja, cita-cita gue ini penulis..... keren gak? Keren dong. Kalau kalian cita-citanya jadi apa?

        Nah karena sekarang mau bahas cita-cita GUE, bukan cita-cita lo pada, jadi gue mau bahas semua tentang "Menulis", dan "Penulis" but first.... <someone say: "Let me take a selfie."> Bukan woy, bukan. Pertama, gue mau memberikan arti menulis bagi gue.

  Menurut gue, menulis itu membuat karya, menuangkan semua imajinasi yang ada dalam kepala gue, menuangkan isi hati, menuangkan harapan juga. Saat gue menulis, gue berasa masuk ke dunia kedua gue, kalau membaca, gue masuk ke dunia si penulis cerita, dengan menulis gue masuk ke dunia gue sendiri, gue yang nentuin alur, plot, latar, dsb.
  Gue sering nulis dari SD sih, pertamanya nulis buku harian, tapi sejak nyokap neemuin buku harian gue (karena gue selebor, gue aja lupa saat itu gue taruh itu buku dimana) dan nyokap baca-baca tanpa gue tau, gue jadi gak mau lagi nulis buku harian. Nah sejak SMP gue kembali nulis-nulis, biasanya sih cuma sekedar nyoret-nyoret kertas dengan kalimat-kalimat yang gue susun sebagai pengungkapan isi hati gue, tapi sejak liburan naik kelas 3 SMP atau kelas sembilan semangat buat nulis novel semakin kuat setelah gue ngobrol-ngobrol sama penuls novel Beautiful Soul yaitu Ce Stefiani Emasurya. Gue bakal bahas dia nanti. Nah, dari awal kelas sembilan gue mulai nulis itu novel, tapi sempet mandek karena beberapa faktor, termasuk UN, lalu gue pindah rumah dan masuk ke SMK.
  Setelah di SMK gue baru punya niat lanjutin novel yang tinggal 3 BAB itu di semester dua. Sekitar bulan Januari 2014 gue terpacu lagi sejak baca buku Scrap Book penerbit Gagas Media, dan gue lupa nama penulisnya siapa. hehe. Dan akhirnya cuma beberapa hari aja setelah gue memulai lagi untuk menulis selesai deh novel gue. Sekarang masalahnya di pengetikan, gue itu males banget yang namanya ngetik, soalnya keyboard gue nggak enak banget, jadi sering typo dan sebagainya. dan akhirnya novel gue belom selesai diketik hingga saat ini. (padahal tingal satu bab lagi yang belom diketik) Walaupun begitu, gue udah masuk buku ke-dua loh, ya walaupun baru bab awal aja, soalnya mau selesain novel pertama dulu, kalo langsung dua-duanya di kerjain atuh gue puyeng dan gak fokus.

        Nah sekarang gue mau ngebahas tentang Penulis dan bukunya yang menurut gue TOP punya. Cekidaw~~!

  1. Pertama, Esti Kinasih. Pertama, gue baca buku Tante Esti judulnya "Jingga dan Senja" dan setelah baca novel ini, gue jadi  addict banget sama novel. Kemudian gue juga baca lanjutannya Jingga dan Senja yaitu Jingga Dalam Elegi, dan masih menunggu terbitnya Jingga Untuk Matahari yang belum terbit-terbit juga :( Selain itu juga gue udah baca Fairish, dan Dia Tanpa Aku semuanya keren banget-banget, dari bahasa yang di pakai, dan caranya membuat cerita fiksi ini bener-bener terlihat nyata.
  2. Kedua, Debbie Widjaja. Nama lengkapnya Debora Patra Widjaja. Pertama gue baca Novel-nya Ce Debbie ini yang judulnya Honey Money, ini buku kedua dia. Dan karena merasa, 'kok ini cerita mirip-mirip gue yak' setelah membaca sinopsis dibelakang bukunya. Akhirnya beli juga deh, beserta beberapa novel lain. (baca; waktu itu lagi diskon 25% pake debit BCA). Lalu nemuin buku pertamanya, lupa antara di perpus sekolah atau di rumah temen. Judul bukunya Not Just a Fairy Tale, dan gue baca. ceritanya sama.... keren. Lalu, gue ngikut kuis novel Ce Debbie yang ke tiga, yaitu FOLLOW @MerryRiana . dan gue menang tjoy! Dapet deh novel gratis bertanda tangannya. Seneng banget, gue sampe nggak keluar rumah beberapa hari nungguin novelnya dateng. Nah gue terinspirasi banget sama Ce Debbie itu karena dia bisa nyelesain novel Honey Money hanya dalam waktu 3 minggu (baca; TIGA MINGGU) gue kagum banget. Dan dia juga kuliah, kerja, pelayanan di Gereja. pokoknya benar benar menginspirasi. 
  3. Ketiga ada Stefiani Emasurya. Nah novel Beautiful Soul-nya Ce Stefi ini yang bikin gue terpacu untuk menulis novel. Ce Stefi sama kayak gue, dia nulis ngumpet-ngumpet. Nulis saat detik-detik menuju UN cuma bedanya novel Ce Stefi kelar dan terbit, kalau gue masih ngedekem di file PC. Dia low Profile banget, humble, mau ngajarin gue selama menulis, mau di repotin segala macem pertanyaan freak gue. Gue janji nama dia bakalan ada novel gue kalau suatu saat terbit, karena semua motifasinya, semua yang diajarin, semua masukannya gue bisa juga nyelesain novel gue sendiri.
  4. Keempat ada Kevin Anggara. Novel dia ini judulnya student Guidebook for Dummies. Jujur aje gue belom baca bukunya dia, haha. <someone say; "Nah, gimana caranya lo mau ngebahas dia kalau belum baca bukunya?"> eits.. tenang dulu. Awalnya gue cuma tau dia sebagai seorang rubikers lalu demen bikin viedo di IG dalam komunitas Indovidgram. nah setelah gue stalking-stalking dia ternyata penulis tjoy! Nah, gue gamau bahas bukunya karena gue belom baca, gue mau bahas orangnya aja. Dia setahun diatas gue, dan dia bener-bener smart. Pinter banget main rubiknya, terus dia juga jago bikin-bikin video yang kreatif, jago ngeditnya pula. Nah yang bikin gue muali terinspirasi, dia juga yang ternyata awal mula adanya Schoollegevidgram (terinspirasi juga dari Indovidgram) lalu yang paling bikin gue tambah terisnpirasi dia nyelesain bukunya hanya dalam waktu  2 minggu (baca; DUA MINGGU) gue salut banget sama dia, dia juga Bloger. Nih blognya kevinanggara.com nah dia juga yang bikin gue semangat mau nge blog lagi setelah 4 tahun lalu bikin blog dan ga keurus. Intinya gara-gara gue terinspirasi sama Kevin, blog ini ada.
  5. Kelima, Keenam, Ketujuh, dst ada Irena Tjiunata, Stephanie Zen, Laurentia Dermawan, dsbnya yang gak bisa gue jelasin satu-satu. Pokoknya mereka bener-bener menginspirasi gue buat semakin baik lagi dalam menulis

    Nah buat kalian yang pemula banget dalam dunia tulis-menulis, coba deh stalking-stalking beberapa penulis diatas, siapa tahu kalian bisa terinspirasi sama seperti gue terinspirasi? :) Lalu...... soal novel pertama gue, doain aja supaya cepet terbit, dan ada novel kedua, ketiga, keempat, kesepuluh.

   Thanks banget buat kalian yang udah nyempetin waktu baca postingan gue ini, gue akan usahain ada post baru setiap harinya selama quota modem masih mencukupi. HEHEHE :))
jangan lupa follow Twitter gue ya!! dan jangan lupa commentnya ^^ lafyuu~

Friday, 18 July 2014

Mythomania

Hai lagi kawan-kawan semua.
kembali lagi gue ingin curcol-curcol cantik sedikit. karena emang gue lagi liburan jadi harus sering-sering ngurusin blog ini biar mimpi gue dikenal seluruh dunia terwujud. buahahaha.

Gue mau ngomongin masalah serius kali ini. *pakai kacamata* 
Gue mau ngomongin Mitomania/Mitomaniac/Mythomania ini semacam gangguan kejiawaan seseorang gitu guys~ dan gue yakin satu dari sekian banyak temen-temen kalian pasti ada yang terkena gangguan jiwa Mitomaniac ini. Gue tahu masalah gangguan jiwa ini dari suatu Fanbase RolePlayer, dan gue tertarik banget share masalah ini kepada semua orang.

   Oke langsung aja! Mitomatiac biasanya disebut Pathological Lying dalam bahasa Ingris, yaitu perilaku kebiasaan atau kompulsif berbohong. (udah tertarik belum?)
Meskipun berbohong adalah topik yang kontroversial, patologis berbohong telah didefinisikan sebagai "pemalsuan sepenuhnya proporsional untuk setiap akhir dilihat dalam pandangan, mungkin luas dan sangat rumit, dan dapat bermanifestasi selama periode tahun atau bahkan seumur hidup" serem nggak? berbohong bisa seumur hidup. 
  Kita mungkin menyadari mereka berbohong, atau mungkin percaya bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya, yang tidak menyadari bahwa mereka berhubungan fantasi.  Rata-rata usia onset adalah 16 tahun ketika tingkat kecerdasan rata-rata atau di atas rata-rata. Juga, mereka telah menunjukkan di atas permukaan kemampuan verbal sebagai lawan kemampuan kinerja. 30% dari subyek memiliki lingkungan rumah yang kacau, di mana anggota tua atau keluarga memiliki gangguan mental. Kejadiannya ditemukan oleh penelitian untuk menjadi sama pada wanita dan laki-laki tetapi beberapa percaya itu terjadi lebih banyak pada wanita. Tapi gue menemukan banyaknya temen cewek gue yang menderita penyakit ini.

  Sekarnag gue mau menyimpulkan sifat penderita Mythomania ini. jerejengjeng....cus~~~~!!

  • Terkadang seorang Mythomania/Mitomaniac ini nggak sadar kalau ia sedang berbohong.
  • Mereka juga susah membedakan mana yang kenyataan dan mana yang hanya dalam imajinasinya semata.
  • Mythomania ini akan berbohong karena merasa gagal dalam urusan pribadinya seperti Persahabatan, percintaan, atau bahkan keluarganya dll.
  • Mythomania cenderung berbohong karena ia ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain.
  • Mythomania punya pesona memanipulasi, ia pandai menemukan kalimat dan sikap yang tepat yang dapat membuatnya dicintai dan diakui.
  • Ketika kebohongannya sudah mulai tercium oleh orang lain, ia akan berusaha berbohong lagi-dan lagi untuk meyakinkan kebohongan sebelumnya.

  Nah sekarang kita bahas ciri-cirinya.

  • Suka mebesar-besarkan sesuatu. [Misalkan; "eh, iPad geu ilang, iPad gue ilang!!" udah lebay kesana kemari, padahal dia belom nyari. ]
  • selalu menimpali bahwa dirinya lebih baik dari apa yang kita bicarakan. [Misalkan; "Kemarin line aku dibales sama Paulo Sitanggang TIMNAS U-19. aku seneng banget.." dan si'Mythomania menimpali, "Baru juga TIMNAS U-19. aku malah pernah ngobrol langsung sama Paulonya, diakan lahirnya di Medan , dia orang batak." See, terkadang Mythomania juga gak pintar, Paulo itu lahirnya di PEKANBARU bukan di Medan. ini contoh.]
  • Menciptakan realitas untuk dirinya sendiri. Dia suka mengarang cerita tentang kehidupannya kalau ia begini, ia begitu. padahal itu hanya kebohongan belaka. [Misalkan "Kemarin temen aku baru dateng dari Australia, tadi pagi aku dianterin sama dia kesekolah, dia ganteng banget tadi." kata dia.... dan kalau kita tanya, "Oh, ya? seriusan kamu? mau ketemu dong... suruh dia jemput kamu lagi." dan dia akan menjawab. "Yah.... dia udah balik lagi ke Australia." See, katanya temennya baru dateng kemarin, sekarang udah balik lagi ke Australia. jadi temennya jauh-jauh dari Australia ke Indonesia hanya untuk mengantarnya ke SEKOLAH? Oh guys~ pengen banget gue punya temen kayak gitu.]
  • Karena mereka tidak menghargai kejujuran, mereka juga tidak bisa menghargai kepercayaan.
  • Bisa berbohong untuk sesuatu hal yang sepele. [Misalkan, "Kemarin aku makan Pizza Hut, ada menu baru tau." dan dia langsung menyambar. "Ih, di Domino Pizza juga ada menu baru." padahal ia ngarang. dan ini contoh hal spele ia berbohong agar ia membuktikan ia lebih hebat.]
  • Bisa merubah cerita setiap saat. [Misalkan, kemarin baru bilang ortunya manager, sekarnag bilang ortunya direktur.]
  • Berbohong ketika sangat mudah untuk jujur. [Misalkan, "Kamu ngerti nomor 10?" dan dia menjawab. "Ya ngerti, lah. gampang banget." Padahal dari tadi ia pusing ngerjainnya. dan gengsi gak mau di lihat rendah, maunya ia yang selalu hebat. padahal kalau jujurkan temennya juga pasti mau bantuin.]
  • Selalu terlihat baik pada pandangan pertam, tapi kalau setiap hari dekat-dekat, pasti jadi menyebalkan.
  • Tidak mengakui kalau berbohong. biasanya akan mengalihkan pembicaran kalau pokok pembicaraan sudah mengarah cerita yang tadi ia karang sendiri.
  • Berbohong untuk mendapat simpati.

    Ya, jadi begitulah kira-kira, gimana? Punya temen yang kena gangguan macam Mythomania ini? Serem ya. Gue jujur aja, beberapa teme gue banyak yang gue tau terkena gangguan jiwa ini, ya masalahnya satu. kecewa sama hidup.
Atau mungkin elo-elo pada ada yang menderita gangguan ini? Gue sih, hanya memberikan saran. cobalah menerima kehidupan kalian dengan lapang dada. Dan cobalah berhenti untuk membuat imajinasi kalian sebagai pokok pembicaran ditengah-tengah lingkungan. cobalah tuangkan imajinasi harapan kalian dalam bentuk karya lain seperti lagu, puisi, atau cerita. itu lebih baik ketimbang berbohong dan memanipulasi. kalau orang lain tahu, kalian pasti bakalan malu. Malu banget! :)
 So? coba berhenti memanipulasi :)

Sgitu aja dari gue, Thankyou :)
oh, jangan lupa follow Twitter gue :)

Tak Kenal? Tak Sayang~

Hai dunia! 
Gue Abigail Lovelya Kurniawan. (coba baca!) Panggil aja gue Gabby/Abby/Ebi. Gue cewek, dan gue jo... gue single B-) *sebenernya berniat cari jodoh//* gue lahir dikasur empuk tanggal 29 bulan Oktober 1998! Yeah!! jadi pas kerusuhan tahun '98 itu gue masih anget di dalem perut nyokap.
Gue lahir di Tangerang Selatan, api di akte Tangerang karena dulu belum ada TangSel :( kasihan sekali. Lalu besar di Tangerang, selama 13 tahun. Lalu melanjutkan SMK kembali ke TangSel. Kapan-kapan gue cerita kenapa gue bisa balik kekampung halaman ini kalau udah terkenal! *nerd*
Cita-cita gue menjadi penulis, tapi gue nyangsang ke SMK dan ambil jurusan Akuntansi. 
curcol bentar;; 
waktu perkenalan pertama kali dengan wali kelas, kebetulan wali kelas gue guru bahasa Ingris dia nanya gini "Are you have a goals?" dan gue jawab "Yeah. sure." "What?" kata dia lagi.
lalu gue jawab "Novelis" dan guru gue langsung bengong dan dia nanya lagi. "Kenapa ambil jurusan Akuntansi? kenapa nggak Admin Perkantoran, atau SMA jurusan Bahasa?" Dan gue speechless karena gue ga ngerti kenapa mau masuk jurusan AK, alasannya ya karena keluarga-keluarga gue banyak yang ngambilnya juga AK, jadi sebenernya ikutan aja. 
Dan gue sadar kalau gue ga bisa jawab 'ngikutin sudara' jadi gue hanya bilang. "Saya suka menghitung, Miss." padahal boong banget, nilai UN MTK gue juga pas-pasan tjoy!


Hobi gue? hobi gue baca buku, karena banyak yang bilang penulis yang baik adalah pembaca yang rakus! :) selain itu, gue juga suka dengerin musik, RnB biasanya, gue juga suka berenang,  main badminton, tapi dua dari yang terakhir gue sebut itu nggak gue utamain dan jangan ngebayangin kalau gue cewek putih, tinggi, kurus, langsing. jangan, lo salah guys!

Kehidupan gue? Gue sekarang kelas 11 dan sekolah gue memakai kurikulum 2013, jadi gue bakal UN tahun 2015, sbentar lagi tjoy, ga sampe setahun dan dari beberapa hari yang lalu, seluruh anak kelas 11 diadakan Test Kompetisi apakah cocok di jurusannya masing-masing, dan well, gue kesel setengah mati karena kami belum diajarkan semua materi itu di kelas 10. jadi gue isi semua pake logika kecuali satu, yaitu Akuntansi Biaya tadi pagi. gue isi itu cuma dengan coret-coretan hasil itung gue, tanpa pake Metode FIFO dan LIFO Phisical yang disuruh. *gue curhat lagi yak.*
Gue kembar dempet sama lima orang-maksudnya temenan deket- sama Nurleli, Utami, Tantia, dan Ruth. Kami semua berbeda, tapi kami semua satu. Apa lagi kalau lagi ngomongin cowok ganteng! tapi gue harus nangis tersedu-sedu karena dikelass 11 yang bisa sama-sama lagi cuma Tantia, Utami, Ruth yang kelasnya sama di 11 AK1, sedangkan gue di 11 AK 2 dan Nurleli di 11 AK3. agak sedikit kesel karena merasa gak adil.
Ohiya, gue juga dibilang detektif, karena gue sering ngebongkar tentang Faker-faker gitu di sekolah, di SocMed. dimana-mana hatiku senang~ gue juga suka ngorek-ngorek info orang yang menurut gue "Pantas" untuk di kepo-in karena gue suka sama dia, atau emang gue aja yang penasaran. Gue bisa nemuin akun twitter, facebook, IG, line, bahkan pin bbnya dengan mudah, nah kalau yang ini gue gatau itu namanya berbakat jadi detektif atau emang punya jiwa penguntit. maaf beibih!

terus apa lagi?

yaudah kali ya? gitu aja? yaudah follow twitter/instagram/Vine gue yuk di @Abigaillovelya , terus add path : Abigial Lovelya , dan line serta kakao : Abigail lovelya



Ps: ini Post pertama dan gue udah curhat, jadi so sorry, gue bakal cerita lebih banyak lagi nanti :):):) sampe ketemu kapan-kapan!