Wednesday, 23 July 2014

Cinta, Tapi Kita Berbeda?

Sebenernya agak gimana mau bahas Cinta , tapi kita berdua nggak sama.
   Kaya misalkan beda keyakinan, lalu beda suku, beda keturunan, dsb. udah banyak yang mengupas tentang masalah ini sebelum gue. kaya film 'Cinta Tapi Beda' tahun 2013 lalu, terus ada ILK yang ngebahas ini juga. <lalu kenapa mau bahas ini kakak?> Gue mau bahas masalah ini lagi karena gue lagi nggak ada ide buat nge-blog dan ada temen gue ngasih ide untuk membahas Cinta tapi Beda Agama.
   Agak susah karena takut dibilang nge ras atau gimana, jadi di post ini mungkin gue akan ngebuat dengan bahasa yang lebih baku dan ini semua tentang pendapat GUE, ya. Nggak ada sama sekali menyinggung masalah ras atau apapun.


   "Menurut Abigal Lovelya, Cinta beda agama itu gimana, sih?"
Jawaban gue: Sebenernya, gue juga susah buat ngejawab ini, ada yang bilang kalau 'gelap dan terang' nggak bisa bersatu, artinya kalau sudah berbeda agama nggak bisa bersatu. Tapi, toh Tante gue dan Oom gue berbeda agama dan suku dia masih bisa bersatu. Titi Kamal sama Christian Sugiono masih adem-ayem sampe sekarang. menurut gue adalah ke'SETUJUAN' dari kedua pihak keluarga. Soal nikah nanti, sekarang bisa nikah di luar negri :) <gimana kalau nggak ada biayanya buat nikah diluar negri kak?> ya mau nikah, kan? ya kudu harus ada biaya dong, kalau emang biaya nya minim, ya salah satu harus ada yang berkorban. kayak contoh Asmirandah sama Jonas :)

  "Menurut Abigail Lovelya, Cinta berbeda suku gimana?"
Jawaban gue: Cinta beda agama aja gak ada masalah, kenapa beda suku harus jadi masalah? Yang terpenting adalah komunikasi antara kedua keluarga, ngejelasin kalau di suku dia, orang yang nantinya nikah dan berkeluarga ini tuh begini-begini. dan keluarga lainnya juga gitu. Pokoknya harus terbuka juga sehingga komunikasi berjalan baik. Nah kalau memang sudah cocok dan sudah yakin dengan masing-masingnya, baru proses lamaran dan pernikahan. :)

 "Menurut Abigail Lovelya, kalau ada orang yang meninggalkan Tuhannya demi CINTA, itu gimana?"
Jawaban gue: Bukan urusan gue dan kepentingan gue ngebahas soal iu gusy, itu urusan dia dengan Tuhannya, gue nggak mau ambil pusing, itu sudah resiko yang dia ambil demi cintanya, tetapi kalau resiko yang dia ambil itu salah besar, atau gimana, ya dia harus bisa lah terima resiko itu :)

"Abigail Lovelya, pernah nggak kamu pacaran berbeda agama atau suku?"
Jawaban gue: TBH, gue nggak pernah pacaran beda agama atau suku, sih. Tetapi pandangan gue tentang masalah Cinta Tapi Beda ini cukup luas.


Cinta itu atas dasar suka, sayang, pengeritan, perhatian. Sebelum menjenjang ke tahap selanjutnya, ya memang harus dipikirkan matang-matang. Jangan karena sudah benar-benar SAMA dari segala hal itu berarti kita sudah jodoh. Belum tentu! Terkadang pernikahan itu berdasarkan sesuatu yang berbeda. Nikah aja sudah antara Pria dan Wanita, itu sudah sangat jelas berbeda. Jadi intinya pikirkan baik-baik SIFAT pasangan masing-masing. Mengertikah kalian satu dengan yang lainnya antara perbedaan itu. Kalau salah satu ada yang nggak bisa mengerti dan EGOIS. Mending nggak usah dilanjutin hubungan kaliannya :)
Banyak temen gue yang berbeda agama, lalu dengan mudahnya putus, dengan mudahnya meninggalkan pasangannya cuma karena fakor berbeda ini, jadi menurut gue balik keawal, dari sebelum hubungan ini berjalan udah harus ada penjelasan dan pengertian kalau perbedaan itu bisa menghancurkan hubungan kalian atau nggak? kalau salah satu nggak bisa menerima dan menghargai perbedaan ya, itu menurut gue, nggak usah ada jalinan hubungan kecuali PERTEMANAN atau PERSAHABATAN. 

Dan jangan menyerah sebelum bertindak! apa, gunanya pacaran? Pacaran itu tahap uji coba menuju pernikahan, itu menurut gue. Kalau dari pacaran kalian sudah sama-sama mau berjuang, sama-sama mau mengerti perbedaan itu, sama-sama terbiasa terbuka, sama-sama terbiasa menghargai, di hubungan pernikahan, ya kalian sudah sama-sama terbiasa saling menghargai dan terbuka :)

Ngomongin masalah restu, sama intinya dengan hal-hal tadi itu aja, orang tua itu penasihat yang terbaik selain Tuhan. Jadi, cobalah kenalkan pasangan kalian dari jauh-jauh hari, supaya orang tua kalian bisa menilai kepribadian pasangan kalian itu. Orang tua juga pasti akan setuju kalau pasangan kalian itu orangnya baik-baik. Kalau pacar kita sekarang nggak ''baik'' dalam artian dia itu junkies atau preman, keluarga emang bakalan ada yang setuju? Jadi pacaran itu yang sehat, yang baik-baik. Masalah beda agama atau beda suku, itu keputusan Bijak yang harus di bicarakan kedua keluarga. Kalau keuda keluarga setuju dan menerima serta mengharagi perbedaan itu, pasti hubungan kalian juga akan baik-baik saja kedepannya :)


Dan tetap BERDOA! menurut gue, cara setiap individu berdoa berbeda-beda, satu keyakinan pun, terkadang cara berdoanya lain, tetapi kuasa dari doa itu besar. jadi apapun suku dan agama kalian, ya sebelum menikah, harus berdoa. Mintalah petunjuk dari Tuhan, apakah pasangan kita sekarang adalah jodoh kita? Kalau sudah mendapat jawaban dia adalah jodoh mu, perbedaan mah apaan? nggak ada apa-apa. itu bukan masalah besar. Tapi kalau memang bukan jodoh? Ya, buat apa buang-bunag waktu, cari dan terus berdoa agar ditemukan siapa jodoh kita yang sebenarnya :)


Masih belum yakin tentang CINTA tapi BEDA?
Itu keputusan kalian masing-masing, gue udah memberikan pendapat gue, dan gue udah coba membantu. Just it. Gue seneng kalau post gue kali ini bisa berguna, kalau menurut kalian nggak berguna, ya anggap aja blog gue ini sarana gue menyampaikan pendapat. Apa salahnya berpendapat? Semua orang bebas berpendapat :)
Terus baca-baca post gue yang lainnya ya, baklan update setiap hari kalau sempat. hihi, ohiya jangan lupa follow twitter gue di @abigaillovelya . Comment dan Kritiknya juga sangat ditunggu.
ThanksaLOTbeibih!~ :) ^^

2 comments:

  1. gue mau nanya dongg, *padahal nanya disekolah juga bisa ya?*
    nih gabb, jadi ada tuh temen cowok gue yang beda agama sama gue, dia deket gituh sama gue, deket,deket,deket terus dia nembak gue gituh. gue bingung mau nerima atau nggak, disatu sisi gue sayang sama dia disisi lain gue juga sayang sama tuhan dan kedua orang tua gue, (orang tua gue gak ngizinin, gituh) gimana??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah berat, nih ^^
      ya menurut gue, pendapat orang tua itu terpenting, kalau orang tua sudah nggak setuju, percaya aja kedepannya udah pasti nggak lancar :)

      Delete