Thursday, 24 July 2014

Abigail Lovelya Mentok Ide Menjadi Ada Ide!

Gue bener-bener lagi nggak ada inspirasi, soalnya apa? Seminggu ini kerjaan gue hanya mendekam didalam kamar. Keluar kamar hanya untuk makan, minum, mandi, kencing. Gue juga nggak sekolah (karena libur) untuk medapatkan bahan absurd apa yang bisa gue jadiin ide dan gue rangkai menjadi kalimat-kalimat lalu gue susun menjadi sebuah postingan di blog.

Sampe akhirnya sang inspirator gue memberontak di kepala, menunjukan jati dirinya, Kevin Anggara, yang dulu pernah gue bilang itu, loh. Itu sih emang otak kami para beberapa cewek yang setelah melihat dia, dan mengenalnya secara luar saja sudah bisa tergila-gila. Tudepoint aja, soalnya dia gak akan nemukan blog gue ini. Huahaha. Balik lagi, doi ini pernah ngomong-kalo ga salah di blognya- 'dari mentok ide dan lu curhat aja bisa jadi suatu bahan utuk dijadikan postingan'. Ya begitulah kira-kira kalau di tafsirkan dengan kalimat gue sendiri

Mungkin itu yang akan gue lakukan, huahaha. Gue diem, gue mikir. Gue tidur, gue mimpi. Gue bangun, gue laper. Gue kenyang, gue jadi bego. Kira-kira gitu deh putaran kehidupan gue selama liburan ini. Mau nyelesain ngetik novel, apa daya gue lupa taro itu buku dimana. Mau posting banyak-banyak di blog, seperti yang gue bilang gue nggak punya ide, sekarang itu gue cuma mau curhat. Hiks :(

Terkadang, penulis, dan seniman lain pun suka mentok ide dan inspirasi loh. Gue baru aja selesai ngebaca buku "PERAHU KERTAS" karya Dee. Mungkin udah banyak yang tau kalo ceritanya tentang sang pelukis, dan penulis yang saling jatuh cinta, yang harus menjadi orang lain dulu demi menjadi dirinya sendiri. Mereka juga sempat habis kemampuan, ide, inspirasi, karena sebab-sebabnya sendiri. Kalau gue habis ide, sih, karena gue nggak menyentuh dunia luar. Kerjanya setiap hari dikamar, buka PC, nonton TV, baca Novel.

Gue juga lagi mau cerita tentang sekolah gue yang menerapkan kurikulum 2013, dan jurusan siaul gue Akuntansi. Gue kesel banget begitu tau kalau kurikulum 2013 itu sama aja seperti 'akselerasi' di SMK, gak tahu kalau SMA gimana. Dan yang paling menyedihkan yang gue tahu kalau ternyata UN Bahasa Ingris digantikan oleh Sejarah, dna gue benci banget soal ini. BANGET. Jujur aja, sih. salah satu faktor gue masuk SMK jurusan AK adalah sebagai berikut:

  1. Gue benci sama IPS, entah itu Sejarah, Gografi, Sosiologi, dan antek-anteknya
  2. IPA, sebenernya gue masih fine-fine aja di Bilogi, Kimia, gue suka, tapi kalau sudah berhubungan dengan Fisika, tolong bunuh gue, karena rasanya sama aja seperti matisuri saat gue dihadapkan dengan fisika.
  3. Jurusan Administrasi Perkantoran, harus bisa dandan anyway dan gue ga bisa sama sekali untuk dandan, anak-anaknya kebanyakan cewe (jadi gue nggak bisa ngegebet cowo ganteng kalau gue mendekam di jurusan ini) dan gue nggak pinter di AP, intinya gitu.
  4. Jurusan Pemasaran/PM, di jurusan ini, dituntut harus bisa ngomong, bisa jualan, jiwa kewirausahaannya harus tinggi, dan gue apa? nggak ada yang gue mampu di jurusan ini, gue nggak bisa ngomong depan orang banyak, gue nggak bisa jualan, gue nggak ada jiwa kewirausahaannya.
  5. Jurusan Multimedia/MM, dijurusan ini harus bisa Photografi, Komputer, Mengedit, dan Fisika. Sialnya gue bisa aja sih masuk di jurusan ini, tapi sang Fisika mencoba membunuh gue.
  6. Jurusan Kesehatan/Farmasi, dijuruan ini, belajar merawat orang sakit, belajar anatomi, hafalan nama-nama obat serta fungsinya, dan sebagainya-sebagainya lagi. Gue langsung enek ngebayangin darah, ngebayangin jarum infus, bau rumah sakit, bau obat sih nggak masalah, tapi bau lab dan sebagainya yang buat gue males banget di jurusan ini.
  7. Jurusan AKUNTANSI, anyway di jurusan ini paling enak, karena apa? Semuanya dibalik layar, gue udah sering dikasih bon-bon kantor dari nyokap untuk gue pelajari dari SD, Faktur-faktur, copy penyetoran duit ke bank. Bahkan gue sudah menyetorkan duit gue sendiri ke Bank sejak SD. Gue udah ngerasa ya mungkin gue harus masuk jurusan ini saat gue SMP kemarin.


Dan yang membuat gue bener-bener kesel dan merasa salah jurusan adalah, ketika Jurusan Akuntansi itu pelajarannya bercabang, ada Akuntansi Keuangan, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Biaya, dll. Rasanya gue mau mati seketika. Plis tolong keluarkan gue dari jerat hitam ini. Haha. Nah, yang lebih gila lagi anak AK ada Pelajaran dari PM, dan AP, begitupun yang lain, jadi gue kena pelajaran Pengantar Administrasi Perkantoran, serta Kewirausahaan terkutuk itu. Dan dengan ajaibnya, dua semester ini, gue berada di peringkat pertama. (Nyombong sedikit mah, boleh, ya?)

Gue ngerasa gue ini seperti Kugy dan Keenan, harus mejadi orang lain dulu, baru menjadi seperti dirinya sendiri, gue juga sadar dengan menulis gue nggak bisa makan, dengan masuk kedalam dunia imajinasi dan dunia kedua gue, yang makan mereka, perut gue didunia nyata nggak ikut kenyang, gue juga harus kerja dan gue juga tetep harus punya bekal kalau gue bener-bener nggak bisa jadi penulis. Gue ngejalanin apa yang ada didepan gue dengan lahap, kadang juga minta referensi dari tante, saudara, untuk pelajaran gue. Karena gue yakin dengan nilai bagus, dengan pemahaman luas, dengan pengertian dan pengalaman, gue yakin otak gue ini bisa dipakai di suatu perusahaan. Dan gue harus ngebuat perusahaan yang menerima gue nanti, BANGGA karena menerima gue.

Jadi menurut gue, kalau kalian ada di posisi yang sama seperti gue sekarang, Gue mau bilang apa yang Dee bilang di novelnya, kalau kita terkadang harus jadi orang lain dulu sebelum menjadi diri kita sendiri.

Thanks for reading, tetap di tunggu kritik serta sarannya untuk blog gue. Thanks lagi ^-^

2 comments: